Sekedar Ngasih Saran. . .

Jadikan dirimu sesempurna mungkin,meskipun tiada yang sempurna di dunia ini!
Bentuklah duniamu dengan sikap yang mengagumkan...

Rabu, 09 Februari 2011

Pagi Cerah Sesuai Hati Ceria

 
Bagaimana Memulai Pagi?

Setiap pagi setelah kita baru bangun tidur, apa yang pertama terlintas di benak kita?
Atau apa yang pertama kali kita lakukan?
Apa yang menjadi kebiasaan setiap orang dalam memulai setiap hari dalam hidup?
Jawabannya pasti berbeda-beda.

Tahukah kita bahwa perbedaan jawaban dari setiap pertanyaan di atas adalah salah satu hal utama yang membedakan kwalitas hidup dari setiap orang.

Jika anda seorang muslim yang taat mungkin salah satu jawabannya adalah sholat shubuh.
Yang mungkin juga berdoa atau meditasi untuk keyakinan lain.
Itu untuk jawaban dari pertanyaan kedua.
Bagaimana dengan yang yang pertama 'Apa yang paling pertama terlintas di pikiran anda?'
Saya sangat menyarankan bahwa jawabannya adalah 'bersyukur'.

Bersyukur adalah salah satu wujud penerimaan dalam konteks yang baik atas segala apa yang kita terima. Atas yang terjadi dalam pengalaman kita. Mungkin telah terjadi atau sedang terjadi. Namun, kita juga dapat mensyukuri apa yang kita ekspektasikan akan terjadi. Dan bersyukur pun bukan hanya atas segala hal yang kita kira baik atau hanya yang menyenangkan kita. Namun benar-benar atas segala hal.

Jika tadi malam ponsel kita hilang atau rusak, apakah kita dapat merasakan syukur atau apakah kita dapat berpikir tentang hal-hal yang kita syukuri sebagai hal yang pertama kali kita pikirkan saat kita bangun pagi?

Atau sesuatu berjalan tidak sesuai rencana kita, atau kita mempunyai setumpuk utang yang harus dibayar, atau bla, bla, bla.com dsb.

Saat semua terjadi biasanya hal yang pertama kali terlintas di benak kita waktu kita baru bangun pastilah mengeluh. (Mudah-mudahan anda yang sedang membaca catatan ini tidak demikian :) Atau kesal, mungkin juga takut, bete atau apalah yang sebangsa dengan mereka.

Mengapa saat di hari kemarin semua berjalan baik-baik saja kita tidak bersyukur. Berterima kasih. Merasakan anugerah dan berkah. Mengapa kalau semuanya terjadi 'kurang menyenangkan' kemarin, pagi ini kita tidak mampu merasakan syukur sebagai hal yang pertama kali terlintas di benak?

Mengapa tidak dibalik saja? Kalau semua berjalan oke-oke saja, baik itu koneksi internet yang ok, gaji yang dibayar tepat waktu, atau mungkin listrik yang terus menyala, dll. Kita bisa bersyukur di pagi kita yang indah. Lalu mungkin di saat kebalikannya kita hanya merasakan 'biasa'. Bahkan jika hal-hal yg tampak kurang bagus itu terjadi kita tetap dapat bersyukur.

Sebagai contoh saat kita jatuh sakit. Syukurilah sedalam-dalamnya saat-saat kita dalam keadaan sehat bugar. Dan bayangkan serta berterima kasihlah dengan segenap rasa saat kita sembuh dari sakit ini.


Saat koneksi internet yang lelet bin lama banget loadingnya terjadi, seharusnya kita bersyukur kemarin koneksi internetnya cepet.tuh :p Kapan pun saat semuanya berjalan biasa, BERSYUKURlah. Saat semua relatif 'kurang oke' BIASA ajalah. Malahan, jika kita mampu tetaplah bersyukur selalu.

Pikirkan betapa baiknya saat semuanya kembali membaik. Ok?

Jadi...., rasakanlah syukur yang mendalam sedini kita bangun pagi setiap harinya. Pikirkanlah hanya hal-hal yang baik. Dan jadikan sebagai kebiasaan. Mungkin tidak mudah untuk yang tidak terbiasa. So...., BIASAKANlah.

Mulailah hari dengan syukur dan doa.